Selamat Datang di Website Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia - Forum Komunikasi PDHI wilayah Jawa bagian Barat

Kalender

February 2010
M T W T F S S
« Oct    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Berbagai cara mengikuti situs ini..

Undangan Kegiatan Forkom PDHI Wilayah Jawa Bagian Barat

telaah-uu-18_1Forum Komunikasi PDHI Cabang Jaa Wilayah barat bekerjasama dengan Balai Besar Penelitian Veteriner (BBalitvet) mengadakan acara penelaahan / brain storming Undang-Undang (UU) Nomor 18 tahun 2009 tentang peternakan dan kesehatan hewan, pada:

Hari, tanggal: kamis, 8 Oktober 2009
Jam: 09.30- selesai
Tempat: Ruang rapat Tata Usaha Balai Besar Penelitian Veteriner
JL. RE Martadinata 30 Bogor

  • Share/Save/Bookmark

PDHI Cabang Jawa Barat II adakan Silaturahim dan Bentuk panitia pemilihan ketua PDHI Cabang Periode 2009-2013

Sebagai upaya untuk menjalankan roda organisasi maka kekompakan dan solidnya kerjasama setiap pengurus menjadi modal penting. Oleh karena itu, pada Minggu (04/10/2009) bertempat di Gedung tamu BBalitvet Bogor Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat II mengadakan acara silaturahim dan pembentukan panitia pemilihan ketua PDHI Cabang Periode 2009-2013.

Dalam sambutannya, Prof.Drh. Soeripto selaku ketua PDHI Cabang Jawa Barat II menyampaikan bahwa acara silaturahim seperti ini sebaiknya terus dipertahankan menjadi tradisi PDHI. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Prof.Soeripto mengajak peserta yang hadir agar mengheningkan cipta sejenak untuk mendoakan para korban musibah gempa sumatera (Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Jambi).

Berkaitan dengan habisnya masa jabatan pengurus PDHI Cabang Jawa Barat II periode 2005-2009, Prof.Soeripto, menyampaikan permohonan maaf, bahwa Seharusnya bulan April 2009 kepengurusan berakhir, namun terkendala oleh berbagai hal. Oleh sebab itu, dalam kesempatan silaturahim ini perlu dibentuk panitia yang berkonsentrasi khusus sebagai panitia pemilihan ketua PDHI Cabang Jawa Barat II Periode 2009-2013. Demikian ungkap Prof. Soeripto didampingi beberapa pengurus PDHI Cabang Jawa Barat II.

Adapun hasil dari diskusi, maka terbentuklah panitia inti pemilihan ketua PDHI Cabang Jawa Barat II Periode 2009-2013, sebagai berikut;

Ketua Panitia: Drh. Eka (BBPKH Cinagara)
Sekretaris: Drh. Iwan Berri Prima
Bendahara: Drh. Faidah R

Diharapkan panitia yang telah terbentuk akan menjalankan tugasnya secepatnya. Dengan rangkaian agenda kerjanya adalah melakukan penjaringan Bakal Calon Ketua PDHI Cabang Jawa Barat II ke seluruh anggota PDHI Cabang Jawa Barat II dan melakukan agenda pemilihan pada bulan November 2009.

Tampak hadir dalam acara tersebut adalah Drh.Kurnia Achjadi,MS (Dosen senior FKH IPB), Drh. Soetrisno (Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor), Dr. Drh. Lies Parede,M.Sc (BBalitvet Bogor), drh. Suhardono, MVSc. Ph.D (BBalitvet Bogor) dan yang lainnya.

  • Share/Save/Bookmark

Segenap Pengurus PDHI Cabang Jabar II Turut berduka atas musibah yang melanda Negeri ini

Oleh: Prof. drh. Soeripto, MVS, PhD

Musibah gempa bumi kembali menimpa keluarga kita di Sumatera Barat kemarin sore. Sampai berita tadi malam dilaporkan sudah mencapai 200 jiwa meninggal belum terhitung yang amblas dan tertimbun tanah longsor. Korban materi belum dilaporkan berapa jumlah besarnya, mungkin sampai milyaran rupiah mengingat banyak sekali bangunan yang hancur, retak dan yang rata dengan tanah.

Marilah kita semua menundukkan kepala, turut bela sungkawa atas musibah yang berkali-kali terjadi di negara kita. Mendoakan mereka agar tabah menghadapi masalah yang terus terjadi saat ini, dan marilah kita semua introspeksi diri mungkin ini merupakan sebuah peringatan dari Allah SWT agar kita jangan berbuat semaunya sendiri yang melanggar kaidah-kaidah yang telah digariskan oleh Allah SWT, serta marilah kita mengulurkan tangan memberi bantuan kepada mereka-mereka yang tertimpa musibah se ikhlasnya.

Yang menjadi concern saya, ternyata sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi terjadinya gempa. Gempa terjadi akhir-akhir ini berturutan mulai dari Selatan Yogya, Selatan Tasik sampai sebelah Barat Padang yang semuanya berada pada lempengan Lautan Hindia. Mungkin saja berikutnya sampai di Aceh kembali atau ke daratan benua Asia diatas Aceh. Mudah2an para ilmuwan kita dibidang geology, seismography dan apalagilah yang berhubungan dengan musibah alam dimasa yang akan datang dapat melakukan peningkatan ilmu untuk memberikan warning atau pencegahan yang lebih baik demi kemashalatan kemanusiaan di dunia ini. Amin.

Kami prihatin sekali melihat penderitaan bangsa kita, ya gempa, lumpur, banjir, kebakaran yang terus menerpa kehidupan bangsa kita yang masih banyak mengalami penderitaan.

  • Share/Save/Bookmark

Undangan Rapat Pengurus PDHI Cabang Jabar 2

Pengurus PDHI Cabang Jabar II periode 2005-2009 mengundang Rapat seluruh anggota Pengurus untuk hadir pada hari Minggu tanggal 4 Oktober jam 10.00 -13.00 bertempat di Bbalitvet di ruang Reception (kantor depan), dengan acara Silaturahim dan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua Baru Periode 2009- 2013.

Atas kehadiran para sejawat pengurus sekalian, kami ucapkan terima kasih. Pembangunan dan kemajuan profesi dokter hewan adalah komitmen dan tanggung jawab kita semua.

Viva vets!

salam hormat,
Prof.Drh. Soeripto, MVS, PhD
Ketua PDHI Cabang Jabar 2

  • Share/Save/Bookmark

Drh. Soeripto,MVS Ketua PDHI Cabang Jabar II dikukuhkan Menjadi Profesor

Prof. Soeripto, PhDKami selaku pengelola website PDHI Cabang Jawa Barat 2 mengucapkan selamat kepada Drh. Soeripto,MVS yang telah dikukuhkan menjadi profesor.

Badan Litbang Pertanian kembali menambah jumlah profesor risetnya setelah empat peneliti utamanya dikukuhkan menjadi profesor riset oleh Kepala LIPI Prof. Umar Anggara. Jenie, M.Sc. Ph.D., selaku ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset. Keempat profesor riset yang baru itu adalah Prof. Ir. Suwandi, MS dan Prof. Dr. Ir. Didi Ardi Suriadikarta, M.Sc. yang dikukuhkan pada tanggal 6 Agustus 2009, serta Prof. Dr. Tahlim Sudaryanto dan Prof. drh. Soeripto, MVS, Ph.D yang dikukuhkan pada tanggal 11 Agustus 2009 sekaligus mengawali hari pertama Pekan Agro Inovasi III.

Kepala LIPI dalam sambutannya menyatakan bahwa jumlah profesor riset yang dimiliki Badan Litbang Pertanian sama dengan yang dimiliki oleh LIPI, yaitu 65 orang. Namun ia mengingatkan bahwa Badan Litbang perlu terus meningkatkan eksistensi dan profesionalismenya untuk kepentingan negara. ”Perlu saya ingatkan bahwa 13 profesor riset yang dimiliki Badan Litbang telah mendekati atau memasuki masa pensiun,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. S. Gatot Irianto menyatakan bahwa para profesor riset terus ditunggu karya-karyanya berupa konsepsi yang applicable dan teknologi yang unggul, nyata, bermanfaat serta dapat segera diterapkan. ”Badan Litbang merupakan lembaga yang diharapkan selalu berada di depan, berperan sebagai pelopor dalam inovasi pertanian, baik dalam konsepsi maupun teknologi,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, kabadan menegaskan langkah strategis yang dilakukan Badan Litbang Pertanian dalam dukungannya menyongsong RPJM 2010-1014. Langkah strategis tersebut, antara lain, i) reorientasi dan perampingan program penelitian dan pengembangan pertanian yang harus lebih fokus dan ditujukan untuk mendukung program-program strategis Deptan, ii) melakukan percepatan dalam menghasilkan invensi dan inovasi pada komoditas-komoditas strategis, iii) tidak lengah dan ketinggalan dalam mengikuti dinamika dan perkembangan IPTEK global, berpikir futuristik dan visioner.

Read More …

  • Share/Save/Bookmark

Mukernas II PDHI di Jakarta

mukernas-ii-pdhiBertempat di Hotel Maharadja, Jakarta, Tanggal 7-9 Agustus 2009, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) mengadakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang ke 2 masa periode kepengurusan PDHI 2006-2010. Acara yang dihadiri oleh Majelis kehormatan perhimpunan, majelis MP2KH, pengurus PDHI Cabang seluruh Indonesia, Organisasi non Teritorial (ONT) dibawah PB PDHI dan berbagai undangan (dokter hewan) pemerintah maupun swasta berjalan sangat sukses.

Pengurus PDHI Cabang Jawa Barat 2 pun turut hadir. Dalam hal ini dihadiri oleh Dr.drh. Soeripto selaku ketua PDHI Cabang jabar 2 dan drh.Soetrisno yang menjabat juga sebagai kepala dinas peternakan dan perikanan kab. Bogor.

Semoga melalui MUKERNAS tersebut, Kompetensi dokter hewan Indonesia semakin meningkat dan mampu mewujudkan cita-cita luhurnya “Manusya Mriga Satwa Sewaka” (melalui hewan mengabdi kemanusiaan) dan berdasarkan tema Hari dokter hewan sedunia (WVD) tahun 2009 yakni Veterinarians and Livestock Farmers a winning partnership’ (dokter hewan dan peternak bersama meraih kemenangan).

  • Share/Save/Bookmark

Mentan Lantik Pejabat Baru Deptan

Jakarta, 07/08/2009. Menteri Pertanian Anton Apriyantono pada hari Selasa, tanggal 4 Agustus 2009 melantik 11 (sebelas) Pejabat Eselon II lingkup Departemen Pertanian, yaitu pada Direktorat Jenderal Peternakan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Badan Pengembangan SDM Pertanian. Acara pelantikan berlangsung di Ruang Pola Gedung A, Kantor Pusat Departemen Pertanian.

Dalam kata sambutannya Menteri Pertanian antara lain mengatakan bahwa pelantikan pejabat Eselon II ini merupakan kegiatan rutin yang dimaksudkan untuk mengisi Jabatan yang kosong, karena pejabat sebelumnya telah memasuki purna tugas, mutasi atau pergeseran jabatan, maupun promosi pejabat yang ada di lingkungan Departemen Pertanian. Mentan juga menekankan kembali, bahwa Sektor Pertanian masih mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangunan perekonomian nasional maupun regional, mengingat sektor pertanian merupakan penyedia bahan pangan, merupakan instrument untuk mengentaskan kemiskinan, penyedia lapangan kerja, diandalkan sebagai penghasil devisa negara maupun sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat luas.

Dalam kaitannya dengan pemberitaan di media massa tentang kemungkinan terjadinya “El-nino” pada tahun ini, Mentan mengatakan bahwa kita harus mampu menciptakan berbagai upaya dan rekayasa teknologi yang dapat menekan dampak yang mungkin terjadi terhadap masyarakat khususnya petani, sehingga nilai luhur cita-cita anak bangsa untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dapat tercapai.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 2970/Kpts/Kp.330/8/2009, tanggal 4 Agustus 2009, tentang Pengangkatan dalam Jabatan Struktural Eselon II-a dan II-b Departemen Pertanian, para pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut :

ESELON II – a

1. Drh. Agus Wiyono, PhD dilantik untuk menduduki jabatan sebagai Pj. Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan.
2. Dr. Kusharyono, SE,MM dilantik untuk menduduki jabatan sebagai Pj. Ketua Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor, Badan Pengembangan SDM Pertanian.
3. Dr. Drh. Darminto dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Badan Litbang Pertanian.
4. Ir. Amier Hartono, Dipl,HE dilantik untuk menduduki jabatan Pj.Direktur Pengelolaan Lahan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air.

ESELON II-b

1. Dr. Drh. Hardiman,MM dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner, Badan Litbang Pertanian.
2. Dr. Ir. Karden Mulya,M.Sc dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bio Teknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, Badan Litbang Pertanian.
3. Drh. Soegiarto, M.Sc, PhD. dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Balai Besar Veteriner Maros, Direktorat Jenderal Peternakan.
4. Drh. Enuh Rahardjo Yusa,PhD. dilantik untuk menduduki jabatan Kapala Balai Besar Veteriner Denpasar, Direktorat Jenderal Peternakan.
5. Drh. Pujiatmoko, PhD. dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan.
6. Ir. Abubakar,SE,MM dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Balai Besar Ternak Unggul Sapi Perah Baturaden, Direktorat Jenderal Peternakan.
7. Ir. Edy Ashariyono dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Badan Pengembangan SDM Pertanian.

Read More …

  • Share/Save/Bookmark

PDHI Cabang Jawa Barat 2 Hadiri Workshop Dokter Hewan Mandiri dan Swasta

Pada hari Senin tgl 29 Juni yang lalu, pengurus PDHI Cabang Jabar II, I, DKI dan Cabang Banten dan sejumlah dokter hewan mandiri dan swasta dari berbagai daerah di Indonesia diundang oleh Direktorat Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan, Deptan RI untuk mengikuti acara: “Workshop Dokter hewan Mandiri dan Swasta” bertempat di Ruang Raflesia Hotel Santika Bogor. Acara yang dibuka secara resmi oleh Drh. Turni Rusli Syamsudin, MM selaku direktur kesehatan hewan Ad Interim. Acara ini berjalan cukup sukses, terlihat dari antusiasme peserta workshop dalam melakukan diskusi (tanya jawab) dengan para narasumber.

Dalam sambutan sekaligus pemaparannya, drh. Turni Rusli Syamsudin,MM menyampaikan materi tentang Kebijakan Pelayanan Medik Veteriner dalam rangka optimalisasi produksi peternakan dan status Kesehatan Hewan. ‘Status kesehatan hewan di daerah sangat berkaitan dengan perekonomian masyarakat di daerah tersebut, oleh sebab itu pentingnya peningkatan peran serta masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan’ demikian ungkap Drh. Turni.

Ditambahkan juga bahwa ‘kedepan pemerintah akan membuka kerjasama yang sangat intens dengan dokter hewan mandiri (dokter hewan praktisi) dan dokter hewan yang bergerak di bidang swasta, bahkan kami akan melibatkan mereka (dokter hewan mandiri dan swasta-red) untuk berpartisipasi aktif dalam memberantas atau menanggulangi penyakit hewan menular (PHM) disuatu wilayah tertentu’ ujar drh. Turni dalam presentasinya.

Setelah penyampaian materi dari direktur kesehatan hewan Ad Interim, penyampaian materi dilanjutkan oleh Dr. Drh. Bambang Pontjo Priosoeryanto, MS dosen FKH IPB yang juga perwakilan dari Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) tentang Sertifikasi Kompetensi Pelayanan Medik Veteriner di Era Persaingan Global. Menurut Drh. Bambang Pontjo, Ada 3 unsur yang berperan dalam pengaturan berbagai aspek Veteriner yang dikenal sebagai Konsep Tiga Pilar yang dapat mengangkat martabat dan harkat profesi veteriner yaitu Pilar ke-1, Departemen Teknis dalam hal ini Departemen Pertanian yang mengatur peran dan tanggung jawab profesi Veteriner dengan membuat aturan-aturan legal bidang veteriner dan mengusulkan Rancangan Undang-Undang (UU). Dalam hal otoritas veteriner dan aturan-aturan yang dikeluarkan Menteri/Dirjen harus melibatkan Organisasi profesi (PDHI). Demikian dinyatakan dalam UU Nakeswan terbaru (UU No.18 Tahun 2009),

Pilar ke-2, Organisasi Profesi (PDHI), adalah suara nasional profesi yang independen dan bertanggung jawab kepada pengguna jasa veteriner baik pemerintah maupun non pemerintah. Untuk penjaminan profesionalisme layanan veteriner melalui ketentuan-ketentuannya yang bersifat mengikat bagi profesi dan disahkan dalam kongres sebagai ketetapan-ketetapan. Menurut WHO/OIE, PDHI sebagai organisasi profesi veteriner ditetapkan sebagai Veterinary Statutory Body (VSB).

Read More …

  • Share/Save/Bookmark

Download: UU no. 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan

Setelah dipergumulkan sekian lama, akhirnya Undang-undang yang diharapkan dapat menggantikan UU no 6 tahun 1967 terbitlah sudah. Mungkin ada pihak yang kurang puas dengannya, tetapi untuk saat ini undang-undang inilah yang berlaku sampai dilakukan amandemen berikutnya.

Silakan download UU Nakeswan tersebut di sini.

  • Share/Save/Bookmark

India Berhasil Mengkloning Kerbau

kerbauPara ilmuwan di kota Karnal, negara bagian Haryana, India, berhasil mengkloning kerbau dari jaringan foetus (janin, red). Bayi kerbau kloning berjenis betina ini dinamai Garima, beratnya 54kg.

“Dia sangat sehat dan kami optimis dia akan bertahan hidup,” ujar direktur proyek A.K. Srivastava seperti dikutip Spits (Minggu, 7/6/2009) dari koran setempat, The Hindu.

Sebelumnya para ilmuwan India itu telah berhasil mengkloning kerbau pada Februari lalu. Namun bayi kerbau kloning ini hanya mampu bertahan selama seminggu. Dia gagal hidup akibat infeksi paru-paru.

Srivastava mengatakan bahwa India adalah salah satu negara dengan populasi kerbau terbanyak di dunia. Dengan teknik kloning diharapkan populasi kerbau dengan kualitas terbaik dapat ditingkatkan. (es/es)

sumber: detik.com

  • Share/Save/Bookmark